[1]https://youtu.be/hVSU_TJlSjY

Astronom amatir José Luis Pereira dari Brasil baru saja melaporkan kemugkinan tabrakan di Jupiter pada 13 September sekitar pukul 22:39:30 UT atau pukul 05:39:30 WIB pagi. Meskipun kondisi cuaca saat pengamatan cukup buruk pada saat itu, tetapi Pereira memutuskan untuk tetap mencari kemungkinan tabrakan tersebut dengan perangkat lunak DeTeCt. Program yang dibuat oleh pengamat planet Marc Delcroix.

Pereira mencurigai keanehan pada video pertamanya lalu menjalankan software DeTeCt untuk nelakukan pemeriksaan. Program tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan telah terjadi tabrakan di Jupiter. Pereira segera mengirim pesan ke Delcroix untuk melakukan konfirmasi.

Foto: José Luis Pereira, Brazil Sumber: www.skyandtelescope.org

Brazilian observer José Luis Pereira captured this shot of an impactor (bright flash at center-left) hitting Jupiter on Sept. 13, 2021. (Image credit: José Luis Pereira)

Pereira menangkap kilatan di Jupiter pada garis lintang –5,5° dan garis bujur 105,7° (Sistem I / L1), 83,3° (Sistem II / L2), dan 273,4° (Sistem III / L3). Para astronom amatir diminta untuk memeriksa video atau foto yang diambil mereka dalam waktu 5 menit dari waktu tabrakan.

Untungnya peristiwa tersebut terjadi di khatulistiwa Jupiter yang lebih pucat, sehingga zona gelap baru bekas tabrakan akan lebih mudah teramati apabila tabrakan tersebut benar-benar terjadi.[2].., An amateur astronomer has discovered a possible new impact flash in Jupiter’s equatorial region, https://skyandtelescope.org/astronomy-news/amateur-spots-possible-new-impact-flash-at-jupiter, … Continue reading

Sementara itu dilansir di halaman Spaceweather, astronom amatir Jerman Harald Paleske diwaktu hampir bersamaan juga mengkonfirmasi adanya kejadian tak terduga. Kilatan cahaya misterius tiba-tiba muncul di Jupiter ketika ia sedang melakukan pengamatan bayangan satelit Io pada atmosfer Jupiter. “Sebuah kilatan cahaya terang mengejutkan saya,” kata Paleske. “Tampak seperti sebuah tabrakan.”

Dua Astronom Amatir Terkejut, Kilatan Misterius Teramati Di Jupiter

Foto: Herald Palaske, Germany Sumber: spaceweathergallery.com

Paleske sempat merekam kejadian ini. Dia lantas meninjau kembali rekamannya. Kilatan cahaya itu menghunjam atmosfer Jupiter. Pertama kali muncul pukul 22:39:27 UT atau 05:39:27 WIB pada 13 September 2021 dan terlihat selama dua detik. Kemungkinan besar itu merupakan tabrakan asteroid kecil atau komet yang menabrak planet Jupiter.

Paleske selanjutnya menunjukkan lokasi kilatan tersebut terjadi pada lintang Jovian 106,9° (CM1), bujur +3,8°. Astronom amatir lain didorong untuk memantau lokasi tabrakan.[3].., Something Just Hit Jupiter, https://spaceweather.com/archive.php?view=1&day=15&month=09&year=2021, 16 September 2021, 06.52 WIB

Jika memang peristiwa tersebut terkonfirmasi sebagai sebuah tabrakan, maka hal ini merupakan tabrakan di Jupiter yang ke delapan yang tercatat di Jupiter sejak Juli 1994, ketika pecahan Komet Shoemaker-Levy 9 menabrak planet[4]A. Gunawan Admiranto, Eksplorasi Tata Surya (Bandung: Mizan Pustaka, 2016), hlm. 170 dan meninggalkan jejak bekas warna gelap yang menonjol.

Jupiter berjarak 5,2 SA dengan 318 kali massa Bumi. Planet gas raksasa ini 2,5 kali massa dari gabungan seluruh planet lainnya. Kandungan utamanya adalah hidrogen dan helium. Sumber panas di dalam Jupiter menyebabkan timbulnya beberapa ciri semi-permanen pada atmosfernya, sebagai contoh pita-pita awan dan Bintik Merah Raksasa. Sejauh yang diketahui Jupiter memiliki 63 satelit. Empat yang terbesar adalah Ganymede, Callisto, Io dan Europa.[5]Arie Prawira Sholeh, Mengenal Tata Surya, 2015, hlm. 18 Dalam sumber lain disebutkan Jupiter memiliki 79 satelit alami, 53 diantaranya telah dikonfirmasi sedangkan 26 lainnya masih dipelajari ilmuwan.

Saat berita ini diturunkan, informasi masih terus berkembang. Berita terupdate dapat Anda pantau kembali. Semoga bermanfaat.

References

References
1 https://youtu.be/hVSU_TJlSjY
2 .., An amateur astronomer has discovered a possible new impact flash in Jupiter’s equatorial region, https://skyandtelescope.org/astronomy-news/amateur-spots-possible-new-impact-flash-at-jupiter, 16 September, 06:50 WIB/
3 .., Something Just Hit Jupiter, https://spaceweather.com/archive.php?view=1&day=15&month=09&year=2021, 16 September 2021, 06.52 WIB
4 A. Gunawan Admiranto, Eksplorasi Tata Surya (Bandung: Mizan Pustaka, 2016), hlm. 170
5 Arie Prawira Sholeh, Mengenal Tata Surya, 2015, hlm. 18

Saiful Arifin

Penulis lahir di Mojokerto, tinggal di Surabaya. Hobi calistung, baca tulis hitung. Suka mencoba hal-hal baru. Pengurus Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur (2015 - sekarang), Ketua Surabaya Astronomy Club (2017-2020), Anggota Komisi Infokom MUI Jawa Timur (2021-sekarang). Quotes paling berkesan: "Apakah kita mengetahui sesuatu, tanpa mengetahui segala sesuatu?".

1 Comment

Cahaya Tabrakan Di Jupiter, Segini Besarnya Di Permukaan Bumi :: Story Of Everything · 19/09/2021 at 13:37

[…] Pembuktian… Observasi Matahari 01: Video Bintik Matahari, Begini Penampakannya… Beku Tabrakan? Dua Astronom Amatir Terkejut, Kilatan Misterius Teramati… Meteor September Ceria, Begini Cara Tahu Lokasinya Webinar Seri Litaresi Pandemi ke-11 MUI […]

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.

Home
Allsky
Search
Contact