Tersihir

Tersihir

Oleh: Saif Alba

Pagiku tersihir seruling bambumu, Tuan
Sehingga dapat kulihat berhelai-helai angin
menjadi selendang tari rerumputan

Pagiku tersihir seruling bambumu, Tuan
Sehingga cahaya mentari
berkibar di tebing-tebing kokoh
bak jubah suci para kelana

Pagiku tersihir seruling bambumu, Tuan
Sehingga gemericik sungai
menggemakan bait-bait sajak
membujuk bebatuan legam
bangun dari tidur panjangnya

Pagiku tersihir seruling bambumu, Tuan
Sehingga koi merah
memintal gelombang
bersama arus menjahit bening
mengangkut buih
berlabuh menepi

Pagiku tersihir oleh Indah-Mu, Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *