Opini Archive

Show Posts in

Super Earth? harapan baru atau keputusasaan terhadap nasib bumi

Saiful Arifin (Surabaya, 2011) Sebelum membaca artikel yang saya kutip ini, sebaiknya Anda membaca artikel, berita dan hasil  penemuan planet mirip bumi berjarak 20,5 tahun cahaya dari tata surya kita. Agar Anda bisa lebih bijak untuk memilih tetap tinggal disini atau berangan-angan ditolong dan di jemput ‘alien’

Hilangnya Para Pencipta dan Pasar Lagu Anak, Naiklah Odong-Odong

Kumpulan Soal Online (Surabaya, 2012) Menghela nafas dalam-dalam, baru saja dengan anak-anak di kelas menyanyikan lagu bendera merah putih karya Ibu Sud. Lagu yang mudah untuk dinyanyikan dan mudah untuk diiringi pemain keyboard pemula seperti saya. Namun, makna yang dalam dari lagu ini tiada duanya. Semangat patriotisme

Nonton Wayang, Ingat Perselisihan Para (santri) Wali

Saiful Arifin (Surabaya, 2011) Dengan kopyah miring sehabis sholat tarawih. Seperti biasa, Nenet, pelanggan tetap tayangan bioskop di salah satu TV Swasta ini begadang sampai malam. Di sela sponsor, dengan cekatan tangannya memencat-mencet remote TV. Pindah channel satu ke lainnya. Ada berita tentang buronan korupsi, promo kartu

Berbeda Pendapat Itu Indah, Belajarlah Piano

Saiful Arifin (Surabaya, 2011) Nenet berlenggak-lenggok di depan radio, terdendang lagu Rhoma Irama. Piano mari main piano… pak guru yang ini apa namanya… Nenet menjawab mi do do sol do do mi :-) Radio Sony peninggalan mbahnya itu memang masih tahes! (minjam bahasa Sidoarjo: masih kuat; masih

Fenomena Akhir Zaman, Catatan Pujangga Pungkasan

Fenomena Akhir Zaman, Catatan Pujangga Pungkasan Fenomena Akhir Zaman, Catatan Pujangga Pungkasan merupakan opini tentang memukaunya isi dari serat jayabaya mengupas gejala akhir zaman. yuk kita simak! Zaman edan adalah istilah yang tidak asing bagi kita semua, apalagi warga Indonesia. Kenapa? Karena penulis istilah ini pertama kali

Sisi Lain Sejarah Wali Songo, Sunan Ampel Dari China?

Saiful Arifin (Surabaya, 2011) Duduk santai di depan, itu yang dilakukan Nenet ketika pengajian Bu Nyai Tan Mei Hwa. Nenet adalah kesekian ratus orang yang ikut larut dalam acara siraman rohani yang diadakan oleh masjid kampungnya. Nenet, dengan gaya seperti biasa, kopyah hitamnya miring, sarungnya di selempangkan