Sisi Lain Sejarah Wali Songo, Sunan Ampel Dari China?

Saiful Arifin (Surabaya, 2011)

saiful arifin | Artikel Sains, Artikel Agama, Artikel SeniDuduk santai di depan, itu yang dilakukan Nenet ketika pengajian Bu Nyai Tan Mei Hwa. Nenet adalah kesekian ratus orang yang ikut larut dalam acara siraman rohani yang diadakan oleh masjid kampungnya. Nenet, dengan gaya seperti biasa, kopyah hitamnya miring, sarungnya di selempangkan di bahu. Sesekali ia terlihat garuk-garuk kepala saat menyimak wejangan demi wejangan sang dai. Kepalanya kadang manggut-manggut ya manggut-manggut sampai akhirnya tubuhnya tiba-tiba tegak, dahinya mengerenyit. Lho ada apa? Nenet belum percaya isi wejangan sang Dai jika ternyata Raden Rahmat yang ia kenal sebagai Sunan Ampel, menurut Tan Mei Hwa berasal dari China. Lho kok?

Mari kita tinggalkan Nenet sejenak. Saya sendiri memang sedikit kaget dengan isi pengajian bu Nyai Tan Mei Hwa. Benarkah informasi ini, sunan Ampel berasal dari China? ataukah saya yang kekurangan informasi? Ada ide mengeceknya, tetapi karena literatur pendukung yang disebutkan oleh bu Nyai Tan Mei Hwa adalah kitab Babading Tanah Jawi asli di perpustakaan Belanda tentu saja mikir sepuluh kali hehehe

Tidak putus asa, saya enggan mencarinya di google. Hari itu juga saya mencari informasi di perpustakaan Surabaya dan Alhamdulillah dapat buku karya H.J. de Graaf dkk berjudul Muslim Cina di Jawa Abab XV dan XVI antara Historisitas dan Mitos dengan pengantar dari M.C. Riclefs terbitan Tiara Wacana Yogya tahun 1997.Dan dari salah seorang teman saya mendapat referensi buku terbitan Menara Kudus tahun 1976 karya Umar Hasyim. Untuk kitab Babading Tanah Jawi sepertinya saya pernah melihat copynya di perpustakaan S2 Pascasarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya. Tetapi, karena saya sudah tidak memiliki akses kesana saya hanya membaca dari 2 literatur yang saya sebutkan tadi.

Dari kedua buku tersebut, isinya hampir sama. Tidak ada yang secara pasti menyatakan bahwa sunan Ampel berasal dari China dengan melihat perbandingan bahwa Islam di Jawa khususnya juga dipengaruhi oleh pedagang muslim dari Gujarat dan Arab.

Inilah beberapa hal yang menarik yang bisa saya bagikan dari buku tersebut, lainnya silakan baca sendiri hehehe, disebutkan dari Catatan Melayu bahwa pembuka masuknya Islam ke Nusantara adalah Laksamana Sam Po Bo atau lebih dikenal Laksamana Cheng Ho. Nama asli Sunan Ampel adalah Bong Swi Ho, putra beliau adalah Bong Ang atau lebih di kenal Sunan Bonang. Jin Bun adalah Raden Patah. Raja Kertabhumi (Kung Ta Bumi), raja Majapahit, mengangkat Jin bun menjadi bupati Bing To Lo. Dalam sejarah akhirnya lebih dikenal sebagai sultan Demak Bintoro. Banyak sekali nama China dalam Catatan Melayu. Jika Anda penasaran silakan mencari buku HJ De Graaf.

Oke, saatnya menghampiri Nenet dan menceritakan hal ini hehe

>> Jayabaya Tepat Memprediksi Lahirnya Bisnis Online


Saiful Arifin :: Story Of Everything | Artikel Sains, Artikel Agama, dan Artikel Seni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *