Puisi : Panas Tak Acuh-Mu

Puisi : Panas Tak Acuh-Mu

Karya : Saif Alba
Surabaya, 23 Agustus 2011

 

Panas tak acuh-Mu berasa terik

Membungkam kran-kran hidupku

Tak setetes air pun mengetuk bejana rindu

Kau uapkan segala rasa terkapar menggelepar di udara

Tak sedikit pun mampu mencuri lagi tatapan indah-Mu

Saat mentari tenggelam di akar-akar rumput terbakar

Tanah setia-Mu bertelau retak

Angin berdahak menghembus parau

Pontang-panting tersesat di jiwa tandus

Nyanyian lembah terdengar serak

Berdentang tembang menyayat kalbu

 

Puisi : Panas Tak Acuh-Mu imageTuhan,

Kapan Kau hapus kemarau hati

Segera datangkan embun

Sejuk menitik dalam lelehan tangis

Hingga tunduk terpuruk perangai buruk

Di tempa di kawah Ampunan-Mu

 

Puisi : Panas Tak Acuhmu

Penulis tinggal di Surabaya. Aktif nulis dengan nama pena Saif Alba dan Nenet. Menggeluti dunia SEO & Internet Marketing. Hobby baca, niup seruling, main piano, ngintip teleskop. Suka bercanda tapi serius saat diajak mikir sampe kepala miring-miring :-)

Facebook Twitter LinkedIn Google+ YouTube 

puisi panas,puisi acuh,puisi acuh tak acuh,puisi tentang acuh tak acuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation