Perpindahan bintik hitam matahari (sunspot) dalam periode tertentu membuktikan bahwa matahari berputar pada porosnya. Karena matahari bukan bola padat, melainkan bola gas raksasa, periode rotasinya berbeda. Di khatulistiwa sekali rotasi butuh waktu sekitar 25 hari. Sedangkan di dekat kutub sekali rotasi butuh waktu sekitar 35 hari.

Video  diatas merupakan gabungan foto pengamatan sunspot selama 5 hari di Surabaya, mulai tanggal 6 – 10 September setiap sekitar pukul 09.00 WIB yang membuktikan bahwa Matahari berotasi pada porosnya.

Lantas, bisakah kita menghitung lamanya rotasi matahari dari pengamatan tersebut di atas? Bisa! caranya cukup mudah. Silakan baca di artikel berikutnya.

Observasi Matahari 03: Pengukuran dan Perhitungan Sederhana Periode Rotasi Matahari Ala Bapak-Bapak Millenial

Semoga bermanfaat.


Saiful Arifin

Penulis lahir di Mojokerto, tinggal di Surabaya. Hobi calistung, baca tulis hitung. Suka mencoba hal-hal baru. Pengurus Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur (2015 - sekarang), Ketua Surabaya Astronomy Club (2017-2020), Anggota Komisi Infokom MUI Jawa Timur (2021-sekarang). Quotes paling berkesan: "Apakah kita mengetahui sesuatu, tanpa mengetahui segala sesuatu?".

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.

Home
Allsky
Search
Contact