Makna Tembang Dolanan Sluku-Sluku Bathok

Saiful Arifin (Surabaya, 2011)

Makna Tembang Dolanan Sluku-Sluku Bathok

Nenet sedang melerai anak-anak yang bermain di depan rumahnya, nampaknya mereka sedang menyanyikan lagu cinta satu malam. Hal ini sangat mengusik Nenet, mengapa anak-anak seusia sekolah dasar sudah dicekoki oleh lagu orang dewasa seperti itu. Masih teringat masa kecilnya dulu lagu abang tukang bakso dinyanyikannya saat lomba karaoke di kampungnya dan Dialah juaranya. Tetapi sekarang, anak-anak telah dengan mudah menyanyikan lagu cinta bahkan perselingkuhan dari lisan mungil mereka.

Benar sekali, itulah gambaran dunia anak sekarang. Mereka telah di eksploitasi oleh industri musik tanah air. Tidak ada Papa T. Bob lagi, atau ibu Kasur lagi. Sudah tidak terdengar  lagu semut-semut kecil. Sungguh sangat ironis, di tengah menjamurnya band musik tanah air, ternyata tidak ada satu pun yang bisa memberi angin segar untuk keterpurukan lagu anak  Indonesia.

Padahal tahukah Anda bahwa sejarah telah mencatat, para Wali songo di tanah air telah menggubah tembang dolanan anak yang sarat akan makna. Ini hanya sekedar contoh, betapa besar perhatian para penegak agama kepada anak. Anak adalah generasi penerus yang harus disibukkan belajar, bukan menyanyikan lagu orang dewasa.

Inilah salah satu lagu atau tembang dolanan gubahan para wali, sluku-sluku bathok beserta maknanya :

1. Sluku-sluku bathok, bathoke ela-elo

Usluk fa usluka bathnaka, bathnaka ila Allah Berjalan jalankan batinmu, batinmu kepada Tuhan. Ada juga yang memaknai Ghuslu-ghuslu batnaka, bathnaka ila Allah Mandi sucikan jiwamu menuju kepada Allah dari segala kesibukan hati selain mengingat-Nya, dari segala penyakit hati yang meranggaskan setiap kebaikan manusia.

2. Si Rama menyang Solo

Sharimi Yasluka artinya Petik dan ambillah satu jalan, dalam versi lain berasal dari kata Siru ma’a man sholla, Berjalan bersama orang-orang yang menegakkan sholat yaitu orang yang tidak bosan-bosan berjuang di jalan Allah.

3. Oleh-olehe payung mutha

Laailaha illaallah hayun wal mauta maknanya kurang lebih demikian Esakan Allah dari hidup sampai mati. Ajakan untuk bertauhid dan berpegang teguh kepada agama Allah sampai akhir hayat. Istiqomah dengan kalimat Lailaha illaAllah

4. Mak jenthit lolobah

Mandzalik muqarabah, Siapa yang mendekat bertaqarrublah tanpa henti. Selalu mendekat kepada Allah dalam segala keadaan. Sabar saat diuji, syukur saat diberi nikmat.

5. Wong mati ora obah

Hayun wal mauta innalillah, Sungguh hidup dan mati hanyalah milik Allah. Dalam versi lain berasal dari kata Man mata ra’a dzunubah, orang nang mati akan melihat dosanya. Oleh karena itu siapkanlah kematianmu dengan terus berbuat baik kepada sesama dengan penuh cinta dan Taqwa kepada Allah SWT.

6. Yen obah medeni bocah

Mahabbatan mahrajuhu taubah, Maka, bercintalah dengan kecintaan menuju taubat. Selagi masih diberi kesempatan oleh Allah untuk hidup di dunia ini. Jangan pernah putus asa dalam menggapai rahmat dan maghfirah-Nya.

 7. Yen urip goleka dhuwit

Yasrifu innal khalaqna insana min dhafiq, Ingatlah sungguh manusia diciptakan dari air yang memancar. Maksudnya, manusia diciptakan dari ketiadaan dan kehinaan. Oleh karena itu untuk memperoleh kemulyaan harus dengan berjalan di jalan Allah.

Kurang lebih demikian, semoga bermanfaat.

<<Chord Gitar Wali Doaku Untukmu Sayang


Saiful Arifin :: Story Of Everything | Artikel Sains, Artikel Agama, dan Artikel Seni

Penulis tinggal di Surabaya. Aktif nulis dengan nama pena Saif Alba dan Nenet. Menggeluti dunia SEO & Internet Marketing. Hobby baca, niup seruling, main piano, ngintip teleskop. Suka bercanda tapi serius saat diajak mikir sampe kepala miring-miring :-)

Facebook Twitter LinkedIn Google+ YouTube 

makna tembang dolanan,pengertian tembang dolanan,makna tembang dolanan sluku-sluku bathok,pengertian lagu dolanan,makna tembang dolanan jawa,makna tembang sluku sluku bathok,tembang para wali,arti tembang dolanan,makna tembang sluku-sluku bathok,tembang dolanan beserta maknanya

One Thought on “Makna Tembang Dolanan Sluku-Sluku Bathok

  1. duyungson on 04/10/2012 at 07:22 said:

    terima kasih atas uraiannya pak, waktu kecil ini salah satu tembang dolanan yg saya nyanyikan.
    akhir2 ini saya sedang rajin mengumpulkan tembang dolanan berbahasa jawa sambil menunggu kelahiran anak pertama, dengan harapan saya bisa ajarkan kepadanya nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation