Berbeda Pendapat Itu Indah, Belajarlah Piano

Saiful Arifin (Surabaya, 2011)

saiful arifin | Artikel Sains, Artikel Agama, Artikel Seni
Nenet berlenggak-lenggok di depan radio, terdendang lagu Rhoma Irama. Piano mari main piano… pak guru yang ini apa namanya… Nenet menjawab mi do do sol do do mi :-) Radio Sony peninggalan mbahnya itu memang masih tahes! (minjam bahasa Sidoarjo: masih kuat; masih bagus). Ia lebih suka radio sekarang karena bosan melihat acara televisi yang isinya berita orang pintar yang saling menyalahkan dan berebut kebenaran.

Huf! Apakah Anda seperti Nenet yang bosan dengan acara televisi? Sepertinya di negara Bhinneka Tunggal Ika ini berbeda pendapat itu sulit. Kenapa? Karena kita semua tidak belajar piano. Lho kok?!

Di piano ada tuts. Tuts adalah alat yang kita tekan dengan jari sehingga piano bisa berbunyi (halah pasti sudah tahu semua hehe). Tuts ini mengeluarkan nada. Nada ini berbeda-beda. Secara umum ada 7 nada dasar di atas tuts yaitu DO, RE, MI, FA, SOL, LA, SI, DO.

Lagu-lagu indah mulai zaman Imam S. Arifin (bukan Saiful Arifin lo ya hehehe) sampai zaman Sule, mulai dari zaman Waljinah sampai zaman Cangcuter mempunyai pakem nada dasar yang sama yaitu DO, RE, MI, FA, SOL, LA, SI, DO. Gubahan musik menyentuh hati Kitaro dan tiupan terompet menyayat kalbu ala Kenny G. juga menggunakan pakem nada dasar ini.

Lalu kenapa lagu-lagu ini bisa di tata indah?

Rahasianya karena nada-nada ini saling menghargai perbedaan nada. Misalnya DO, MI, SOL saat kita pencet bersama akan membentuk kunci C mayor. DO, FA, LA akan membentuk kunci F mayor. LA, DO, MI akan membentuk kunci A minor. Begitu seterusnya, nada-nada ini tersusun dan tertata membentuk harmonisasi nada dari nada yang berbeda. Namun, saat dimainkan secara bersama mereka akan menjadi sebuah lagu yang indah.

Sekarang tekanlah tut sembarangan saja, serampangan saja! apa yang bisa Anda dengar? Musik tidak karu-karuan. Kenapa? Karena nada yang satu dengan yang lain tidak mengikuti kaidah harmonisasi nada.

Jadi, dalam kehidupan ini jika ada teman Anda bernada DO bersitegang dengan teman bernada MI, Anda bisa datang menjadi SOL agar jadi C mayor atau LA agar menjadi A minor. Jangan menjadi FA atau RE. Kenapa? Silakan saja dicoba ke piano di rumah Anda masing-masing.

Akhirnya, tidak perlu memaksa seseorang senada dengan kita karena musik diciptakan dari berbagai nada! Saling menghargai dan menghormati perbedaan adalah tatanan musik yang indah dari Tuhan Yang Maha Indah.

Harmonisasi nada, itulah pelajaran yang sangat berharga. Yuk ikut bergoyang bersama Nenet pak guru yang ini apa namanya, re la la fa la la re…

<< Beribadah Murah, Pahala Besar via HP dan Laptop di Bulan Ramadhan


Saiful Arifin :: Story Of Everything | Artikel Sains, Artikel Agama, dan Artikel Seni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *